Travel Liar di Sumbar, Akan Jadi Travel Berplat Kuning
PDF Print E-mail
Rabu, 15 Mei 2013 | Padang. Pro-kontra terkait legalitas travel liar di Kota Padang dan di Sumatera Barat, akan segera berakhir. Hal ini menyusul, dengan ditanda tanganinya revisi Pergub No 36 Tahun 2012, tentang Penyelenggaraan Angkutan antar Jemput dalam Provinsi oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Pergub ini secara tidak langsung, akan melegalkan keberadaan travel liar, namun syaratnya pemilik travel tersebut bersedia mengubah pelat mobilnya menjadi kuning.

Dinas Perhubungan dan Infokom Sumbar Mudrika mengatakan, akan memberi tenggat waktu sampai Juni 2013 mendatang, kepada pemilik travel mendaftarkan diri. Jika sampai batas waktu tersebut pemilik travel liar tak juga mendaftar ke Pusat Pelayanan Perizinan Terpadu (PTSP) di masing-masing kota/kabu­paten, maka Dishub Infokom Sumbar bersama aparat kepolisian menindak tegas awak travel liar.

Mudrika menambahkan, revisi pergub itu dilakukan, atas desakan dari awak angkutan. Meski sudah ditandatangani Gubernur, namun bukan berarti kendaraan travel bisa berpelat kuning. Mereka harus memenuhi persyaratan telah ditetapkan pemerintah, di antaranya, kendaraan tergabung dalam perusahaan angkutan, dan harus memiliki fasilitas keselamatan bagi penumpang seperti racun api, kotak P3K, dan palu kecil pemecah kaca.

Selain itu, Mudrika menambahkan, armada travel juga harus mengikuti aturan kendaraan pengangkut penumpang, seperti pengujian kelayakan kendaraan dan juga wajib mengurus permohonan izin ke SKPD. Untuk tahap awal, pihaknya menargetkan 790 angkutan travel liar menjadi angkutan resmi.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download