Tidak Semua Guru Sertifikasi Di Padang Terima Tunjangan Profesi
PDF Print E-mail
Jum'at, 31 Agustus 2012 | Padang. Sebanyak 4.336 guru yang telah lulus sertifikasi belum bisa bernapas lega. Hal ini dikarenakan tidak semua dari guru yang lulus sertifikasi menerima tunjangan profesi. Salah satu syarat dari penerimaan dana triwulan tersebut adalah jam mengajar selama 24 jam penuh selama seminggu tanpa jam tambahan seperti pengembangan diri dan belajar kelompok.
Kepala dinas pendidikan kota Padang, Indang Dewata mengatakan pihaknya akan mendata ulang jumah guru dan ruang belajar di semua sekolah, serta jumlah jam mengajar. Selama ini, dari data yang didapatkan masih ada banyak yang harus divalidasi terlebih dahulu,jika tidak para guru tersebut harus mengembalikan tagihan kelebhina dana kepada negara.
 
Indang menambahkan bahwa  keputusan yang diambil diknas ini sesuai dengan peraturan pemerintah nomer 39 tahun 2011 tentang jam kerja guru sertifikasi. Selain itu, semenjak desember 2011 tidak berlaku lagi pengembangan diri, mengajar tim teaching dan belajar kelompok dalam masa jam kerja.
Menurut Indang, yang harus diperhatikan adalah sertifikasi bukan merupakan syarat mutlak menerima tunjangan profesi. Guru yang telah sertifikasi, tetapi jam kerjanya yang masih kurang dari 24 jam seminggu, tidak akan mendapatkan tunjangan profesi pertriwulan yang dimaksud. Ia menambahkan, dari 4.336 guru yang terdaftar, ada kemungkinan 10 persen dari jumlah guru tidak mendapat tunjangan profesi. Indang berjanji dalam 2 minggu ini, masalah validasi data dan pembayaran tunjangan profesi dapat segera diselesaikan.(NH)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download
pupupu