PADANG (15/9/2021) - PT Semen Padang kembali menggelar aksi donor darah. Bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah PMI Kota Padang, donor darah tersebut digelar di Gedung Serba Guna PT Semen Padang, Rabu (15/9/2021).
Aksi donor darah itu digelar sejak pukul 08.00 WIB hingga berakhir pukul 17.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan. Selain karyawan, aksi donor darah itu juga diikuti masyarakat lingkungan perusahaan.
Tampak hadir pada donor darah itu di antaranya, Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri, Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan Oktoweri, Kepala Unit Humas & Kesekretariatan, Nur Anita Rahmawati, dan Kepala Unit CSR Rinold Thamrin.
Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan Oktoweri mengatakan, kegiatan sosial donor darah ini merupakan agenda rutin PT Semen Padang tiga kali dalam setahun. Terakhir, donor darah ini digelar pada awal Februari 2021.
"Aksi sosial donor darah ini semula akan digelar pada bulan Mei 2021, namun karena ada kegiatan vaksinasi pada saat itu, makanya kegiatan tersebut baru bisa dilaksanakan sekarang," kata Oktoweri di sela-sela kegiatan donor darah PT Semen Padang.
Oktoweri berharap kegiatan donor darah ini dapat membantu PMI Kota Padang dalam memenuhi stok darah, karena informasi pihak PMI Kota Padang, sejak pandemi Covid-19 stok darah menipis.
"Selain membantu PMI Kota Padang dalam memenuhui kebutuhan darah, donor darah ini tentu bermanfaat bagi kesehatan pendonor, karena donor darah dapat mendeteksi penyakit serius, meningkatkan produksi sel darah, dan menjaga kesehatan jantung," ujarnya.
Atas partisipasi aktif menyelenggarakan donor darah dalam peduli Covid-19, PT Semen Padang mendapatkan penghargaan dari PMI Kota Padang.
Penghargaan itu ditandatangani oleh Ketua Pengurus PMI Kota Padang Zulhardi Z Latif dan diserahkan oleh Bendahara PMI Kota Padang Masri Saun, kepada Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri.
Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Padang dr. Widyarman yang turut hadir di lokasi donor darah, mengapresiasi PT Semen Padang yang terus konsisten menggelar kegiatan donor darah, meskipun di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
"Kami dari Unit Transfusi Darah PMI Kota Padang sangat berterimakasih kepada PT Semen Padang, karena kegiatan donor darah hari ini sangat membantu . Apalagi stok darah di PMI samakin menipis akibat pandemi Covid-19," kata Widyarman.
Untuk target, Widyarman menyebut bahwa pada aksi donor darah yang digelar PT Semen Padang ini, pihaknya sama sekali tidak memasang target. Kalau target kami tidak ada. Kami maunya dapat darah sebanyak-banyak dari kegiatan ini," ujarnya.
Pada aksi donor darah yang digelar PT Semen Padang itu, sebanyak 213 kantong darah berhasil dikumpulkan. Jumlah ini, melebihi target PT Semen Padang sebanyak 200 kantong darah.(*)
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Rencanakan ke Baitullah Sejak Usia Produktif, Insan Semen Padang Group Dibekali Literasi Keuangan Haji
Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.
Hot Release
Lima Personel TRC Semen Padang Dikerahkan Bantu Penanganan Galodo di Kabupaten Solok
Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.
Hot Release
Usaha Sarapan Pagi Jadi Penopang Keluarga Rika Hijra Setelah Suami Terdampak PHK
Aroma masakan dari dapur usaha sarapan pagi rintisan Rika Hijra (47) di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, menjadi bagian dari perjalanan panjang keluarganya melewati masa-masa sulit. Sejak dirintis bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), pada 2020, usaha sederhana tersebut perlahan tumbuh dan kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.