Topik Pilihan: Rapid Antigen di Bandara Internasional Minangkabau

Selasa, 26 Januari 2021 pada 07:11

Rapid antigen sudah diterapkan di Bandara International Minangkabau. Akibat dari penerapan rapid antigen, terlihat suasana penumpang yang mengantri panjang di depan terminal keberangkatan. GM Angkasa Pura II, Yos Suwagiyono mengatakan penumpang  yang masih menggunakan rapid test antibodi tidak boleh berangkat. Penumpang harus menjalani rapid antigen dengan hadir lebih awal di bandara 2-3 jam sebelum berangkat. Ini untuk mengantisipasi antrian panjang dan tetap bisa jaga jarak, menjalankan protokol kesehatan.

Antrian ini terjadi sejak awal penerapan dan terjadi peningkatan penumpang yang akan libur Natal dan tahun baru. Biaya rapid antigen di BIM sebesar Rp 230 ribu. Berdasarkan Surat Edaran Nomor 2021 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021, dalam Tatanan Kehidupan Era Baru disebutkan, penumpang yang melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi termasuk pesawat wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji rapid test antigen paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan. Tindakan ini untuk menekan mobilitas orang bepergian di masa pandemi dan sekaligus usaha memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Rewriter: Faryz Ardhana | Produser: Dara Rinjani (Zulia Yandani)

Selengkapnya di:

Weekly Programs
Program Jam
The Broadcasters