PADANG, 8/2/2021 - Setelah melakukan launching vaksinasi COVID-19 pada 18 Januari lalu, Semen Padang Hospital (SPH) mengungkapkan sampai saat ini telah melakukan vaksinasi pada 85 persen tenaga kesehatan (nakes) yang ada di rumah sakit tersebut.
Hal itu diungkapkan Direktur SPH melalui Kasi Pelayanan Medis, dr Suci Firman. Ia menjelaskan, sampai saat ini, kegiatan vaksinasi tersebut masih terus berjalan dan pihak SPH menargetkan untuk menyelesaikannya pada akhir Februari ini.
"Ada sebanyak 557 nakes yang berada di lingkungan SPH yang menjadi sasaran vaksinasi ini," katanya.
Ia mengungkapkan, jumlah tersebut ditargetkan dapat diberikan pada gelombang pertama ini sesuai arahan pemerintah. Total 557 sasaran tersebut diantaranya meliputi petugas medis dan penunjang medis, dikarenakan mereka merupakan orang yang berhubungan dengan pelayanan publik. Terutama petugas medis yang langsung bersentuhan dengan pasien yang terinfeksi corona virus maupun pasien reguler (penyakit non-covid) meski telah menggunakan APD lengkap, sehingga mereka adalah target utama untuk divaksin seluruhnya.
Dari nakes yang telah divaksin, lanjut Suci, ia mengungkapkan tidak ada keluhan berarti yang mereka alami usai divaksin. Ia menjelaskan bahwa memang hanya ada keluhan dari mereka yang telah divaksin, namun hal itu hanya seperti rasa sakit di bagian yang telah disuntik, pegal-pegal, lemas dan rasa kantuk tidak di jam biasa.
"Ada reaksi ringan dari yang dirasakan para nakes yang telah disuntik. Selain itu tidak ada keluhan lainnya," ujarnya.
Guna menyelesaikan vaksinasi pada seluruh nakes di SPH, setiap minggu disiapkan sekitar 20 orang vaksinator yang siap untuk melayani nakes yang hendak melakukan vaksinasi. Pelayanan itu disediakan SPH pada Senin-Jumat di tempat yang telah disiapkan.
Sementara itu, untuk nakes yang telah divaksin, maka mereka akan mendapatkan vaksin kembali 2 minggu setelahnya. Hal itu sesuai dengan anjuran pemerintah untuk setiap orang yang telah disuntik vaksin.
"Proses penyuntikkan harus dilakukan dua kali pada setiap penerima agar dapat memastikan vaksin tersebut efektif dalam membentuk antibodi. Bisa dikatakan, suntikan pertama adalah untuk pengenalan vaksin dalam tubuh dan suntikan kedua pada 2 minggu setelahnya untuk peningkatan imun yang lebih maksimal terhadap COVID-19," jelasnya.
Di sisi lain, ia mengungkapkan, untuk saat ini vaksinasi terhadap masyarakat belum ada informasi lebih lanjut. Karena vaksinasi memang ditargetkan dalam beberapa gelombang, gelombang pertama untuk seluruh nakes yang ada di seluruh Indonesia dan nanti ada informasi lainnya bagi siapa saja yang akan menerima vaksinnya.
"Kita tunggu arahan berikutnya dari pemerintah untuk jadwal vaksinasi gelombang berikutnya yang akan diperuntukkan bagi masyarakat," jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut divaksin. Menurutnya vaksinasi adalah bentuk ikhtiar setiap orang dalam mencegah tertularnya COVID-19 pada dirinya.
"Sama seperti saat sakit, kita pergi berobat dan meminum obat. Nah vaksinasi ini juga bentuk usaha kita agar tidak tertular COVID-19. Jadi jangan takut divaksin ya," tuturnya.(*)
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Semarak HUT Kemerdekaan RI dan Kota Padang, PT Semen Padang Sumbangkan 326 Kantong Darah ke PMI
PT Semen Padang melalui Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP) menyumbangkan 326 kantong darah kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang. Donasi tersebut dihimpun melalui kegiatan donor yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang
Hot Release
Sepablock Semen Padang Dipilih untuk Bangun 813 Huntap Korban Bencana di Sumbar
Teknologi Sepablock produksi PT Semen Padang dipilih Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk membangun 813 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar).
Hot Release
PT Semen Padang Bekali 40 Peserta MagangHub Kemenaker agar Siap Memasuki Dunia Kerja
PT Semen Padang memberi pembekalan kepada sebanyak 40 peserta Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Tahun 2026 sebelum menjalani magang selama enam bulan di berbagai unit kerja perusahaan. Program ini menjadi bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam mendukung peningkatan kompetensi generasi muda sekaligus menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.