PADANG (12/11/2021) - Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Kamis (11/11) kemarin, di Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat (Pasbar), PT Semen Padang mengirimkan bantuan sembako dan relawan Tim Reaksi Cepat (TRC), Jumat (12/11/2021).
Bantuan sembako dan relawan TRC Semen Padang itu dilepas oleh manajemen PT Semen Padang yang diwakili Kepala Unit Corporate Social Responsibility (CSR) Rinold Thamrin dan Kepala Unit Health Safety Environment (SHE) Musytaqim Nasra di halaman Kantor Unit CSR PT Semen Padang.
Bantuan sembako itu terdiri dari beras sebanyak 30 karung, mie instan 30 dus, minyak goreng 30 liter, sarden 100 kaleng, air mineral 30 dus, susu bayi dan balita sebanyak 30 kotak, pampers bayi dan pembalut, kue kering, selimut dan kebutuhan mandi.
Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati berharap agar bantuan sembako dan relawan TRC Semen Padang yang dikirim peursahaan ke lokasi bencana banjir dan longsor di Pasbar tersebut dapat meringankan beban para korban yang terdampak bencana.
"Ini adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap bencana banjir dan longsor di Pasbar, karena PT Semen Padang sebagai perusahaan yang peduli terhadap bencana, juga turut merasakan duka yang dialami para korban banjir dan longor tersebut," kata Nur Anita.
Selain menyalurkan bantuan sembako, kata Anita melanjutkan, para relawan yang dikirim ke Pasbar nantinya juga akan membersihkan fasilitas umum yang terdampak banjir dan longsor.
"Sesampai di Pasbar, para relawan ini nantinya langsung berkoordinasi dengan BPBD setempat, baik dalam hal pendistribusian sembako maupun dalam aktivitas penanggulangan bencana seperti membersihkan fasum dan lain sebagainya," ujar Anita.
Sementara itu, Kepala Unit SHE PT Semen Padang Musytaqim Nasra menyebut bahwa pengiriman sembako dan relawan TRC Semen Padang ke Pasbar itu merupakan misi kemanusian. Untuk itu, berikan sesuatu yang terbaik untuk masyarakat terdampak bencana di Pasbar.
"Kemudian kepada seluruh relawan, saya pun mengingatkan untuk dapat mengutamakan keselematan. Kalau kita tidak selamat, bagaimana kita bisa menyelamatkan korban di sana. Untuk itu, jaga keselamatan diri kita dan tim," katanya.
Hal yang sama juga disampaikan Kepala Unit CSR PT Semen Padang Rinold Thamrin. Kata dia, relawan TRC Semen Padang yang diberangkatkan ke lokasi bencana Pasbar merupakan tugas mulia dan ladang amal buat relawan, baik secara pribadi maupun organisasi.
"Tertumpang harapan kami untuk para relawan. Untuk itu, maksimalkan apa yang bisa kita perbuat di lokasi bencana.
Siapapun yang dibantu, lihatlah mereka sebagai orangtua kita, saudara kita, dan anak kita. Ini perjuangan kita bersama untuk membantu saudara kita di Pasbar," katanya.(*)
Seperti diketahui, hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Pasbar pada Kamis (11/11) kemarin, menyebabkan bencana banjir dan longsor di Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Pasbar.
Longsor terjadi di beberapa titik di Jorong Paroman dan banjir di Jorong Benteng dan Kemakmuran. Akibat banjir dan tanah longsor itu, ratusan KK di dua jorong itu mengungsi. Bahkan, akses jalan lintas Talu menuju Panti juga tidak bisa dilewati karena tertimbun material longsor.(*)
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Rencanakan ke Baitullah Sejak Usia Produktif, Insan Semen Padang Group Dibekali Literasi Keuangan Haji
Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.
Hot Release
Lima Personel TRC Semen Padang Dikerahkan Bantu Penanganan Galodo di Kabupaten Solok
Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.
Hot Release
Usaha Sarapan Pagi Jadi Penopang Keluarga Rika Hijra Setelah Suami Terdampak PHK
Aroma masakan dari dapur usaha sarapan pagi rintisan Rika Hijra (47) di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, menjadi bagian dari perjalanan panjang keluarganya melewati masa-masa sulit. Sejak dirintis bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), pada 2020, usaha sederhana tersebut perlahan tumbuh dan kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.