PADANG, 17/3/2021 - BPJS Ketenagakerjaan atau yang kini dikenal sebagai BPJamsostek Padang menyelenggarakan kegiatan "Ngopi [Lagi] Yuk Kaka" (Ngobrol Pintar Layanan untuk Kecelakaan Kerja) dengan tema Optimalisasi Manfaat Program Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja dengan Meningkatkan Utilisasi PLKK BPJS Ketenagakerjaan dan Tertib Administrasi Pelaporan. Kegiatan itu diselenggarakan di ruang Serbaguna SPH pada Rabu-Kamis, 17-18 Maret 2021, karena rumah sakit tersebut merupakan mitra BPJamsostek dalam penyelenggaraan program kecelakaan kerja.
Direktur SPH, dr. Selfi Farisha mengungkapkan, sosialisasi itu merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan BPJamsostek bersama perusahaan-perusahaan yang menjadi peserta berbagai programnya. Namun ia mejelaskan, pada 2020 kegiatan tersebut tidak dilaksanakan karena kasus COVID-19 tengah merebak luas, sehingga 2021 ini baru dilaksanakan kembali dengan menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan selama Adaptasi Kebiasaan Baru.
"SPH merupakan mitra BPJamsostek, terutama dalam penyediaan layanan kesehatan terhadap pasien yang mengalami kecelakaan kerja. Jadi kami menyediakan tempat untuk dilaksanakannya sosialisasi bagi peserta dari perusahaan-perusahaan mitra BPJamsostek," ujar dokter Risha.
Sementara itu, Penata Madya Pelayanan di BPJamsostek Rahmat Dwicahya mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan sosialisasi program BPJamsostek mengenai program jaminan kecelakaan kerja. Pesertanya merupakan perusahaan-perusahaan yang terdaftar sebagai peserta BPJamsostek dari berbagai sektor usaha baik jasa dan industri.
Ada 80 perusahaan dari berbagai sektor usaha yang menjadi terdaftar sebagai peserta pada kegiatan itu. Namun karena harus menerapkan protokol kesehatan, seluruh perusahaan tersebut dibagi menjadi dua bagian sehingga dilaksanakan selama dua hari.
Rahmat menjelaskan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk menyampaikan tentang manfaat dari program jaminan kecelakaan kerja bagi pekerja di sebuah perusahaan dengan resiko kecelakaan kerja yang bisa terjadi kapan dan dimana saja.
"Kegiatan ini dilaksanakan agar saat terjadi berbagai kasus kecelakaan kerja, pelayanan dari program jaminan kecelakaan kerja ini bisa optimal didapatkan oleh peserta. Selain itu, program ini dapat meminimalisir reimbursment saat klaim kecelakaan kerja, sehingga semua pekerja harus dapat menggunakan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan/BPJamsostek jika mengalami kecelakaan kerja," kata Rahmat.
Pada sosialisasi itu, ada berbagai hal yang disampaikan BPJamsostek kepada peserta seperti apa itu program jaminan kecelakaan kerja, manfaat jika mengikuti program tersebut serta penjelasan mengenai alur dan prosedur layanan program itu bagi pasien kecelakaan kerja di Rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJamssostek.
"Selain itu, pada kegiatan hari ini dari pihak SPH juga menyampaikan materi tentang pentingnya menjaga kesehatan agar tidak tertular COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun," tuturnya.
Di sisi lain, Rahmat menjelaskan, SPH merupakan salah satu PLKK BPJamsostek dalam penyelenggaraan program kecelakaan kerja. Menurutnya, SPH termasuk salah satu mitra yang cukup bagus untuk layanan peserta yang mengalami kecelakaan kerja. Selain itu, koordinasi antara BPJamsostek Padang dengan SPH juga cukup bagus, karena saat ada kendala-kendala di lapangan dapat cepat terselesaikan.
Ia berharap agar kegiatan itu dapat memberikan manfaat yang optimal kepada pesertanya.
"Kami juga berharap, semoga perusahaan yang belum menjadi peserta BPJamsostek dapat segera mendaftarkan pekerjaannya pada program-program yang disediakan," ujar Rahmat lagi.(*)
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Semarak HUT Kemerdekaan RI dan Kota Padang, PT Semen Padang Sumbangkan 326 Kantong Darah ke PMI
PT Semen Padang melalui Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP) menyumbangkan 326 kantong darah kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang. Donasi tersebut dihimpun melalui kegiatan donor yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang
Hot Release
Sepablock Semen Padang Dipilih untuk Bangun 813 Huntap Korban Bencana di Sumbar
Teknologi Sepablock produksi PT Semen Padang dipilih Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk membangun 813 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar).
Hot Release
PT Semen Padang Bekali 40 Peserta MagangHub Kemenaker agar Siap Memasuki Dunia Kerja
PT Semen Padang memberi pembekalan kepada sebanyak 40 peserta Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Tahun 2026 sebelum menjalani magang selama enam bulan di berbagai unit kerja perusahaan. Program ini menjadi bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam mendukung peningkatan kompetensi generasi muda sekaligus menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.