PADANG, 8/1/2021 - Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merupakan virus yang telah masuk ke Indonesia sejak awal 2019 lalu. Penyakit tersebut bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.
Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik Semen Padang Hospital (SPH) dr. Adek, Sp. KFR mengungkapkan bahwa pasien covid -19 yg menjalani perawatan di Intensive Care Unit (ICU) selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu bisa beresiko mengalami berbagai gangguan fungsi. Hal ini dalam bidang medis disebut “Deconditioning Syndrome”, yaitu sekumpulan gejala yang menurunkan kapasitas fungsional akibat imobilisasi/lama berbaring di tempat tidur.
"Gejala yang ditemukan di antaranya gangguan dalam bersihan jalan nafas,penurunan masa atau ukuran otot,osteoporosis, kemampuan pompa jantung yang menurun, luka pada bagian-bagian kulit yang mengalami penekanan dan ada banyak fungsi lain yg ikut terganggu," ujar dokter yang akrab disapa Dokter Adek ini.
Ia menjelaskan, untuk menghindari terjadinya gangguan fungsi tubuh tersebut, dibutuhkan program rehabilitasi medik. Peran rehabilitasi medik disini adalah mencegah terjadinya komplikasi akibat tirah baring lama tersebut, serta meningkatkan kapasitas fungsional atau kemampuan pasien dalam melakukan aktifitas sesuai dengan potensi yg masih dimiliki oleh pasien.
Dokter Adek mengungkapkan, untuk kasus pasien yang mendapat perawatan di ICU dan harus menggunakan ventilator, program rehabilitasi dapat berupa posisioning. Posisioning bertujuan memperbaiki oksigenasi ke jaringan. Selain itu posisioning juga bertujuan mencegah terjadinya luka pada kulit yang mengalami penekanan saat berbaring lama. Untuk membantu bersihan jalan nafas juga dibutuhkan chest physical therapy (terapi fisik dada). Disamping itu latihan lingkup gerak sendi aktif/ pasif juga perlu guna mencegah kekakuan sendi, dan mencegah penurunan masa otot.
"Mobilisasi dan latihan aktif lainnya juga bisa dilakukan jika kondisi hemodinamik pasien sudah stabil. Hal itu tentunya dapat membantu pasien agar tetap bugar dan menghindari timbulnya penyakit lainnya," katanya.
Di sisi lain, bagi pasien yang stabil dengan gejala yang ringan, program rehabilitasi yakni dengan memberikan edukasi pada pasien untuk latihan mandiri dan aktif, seperti melakukan latihan pernafasan, latihan pengembangan rongga dada, latihan batuk efektif, latihan endurance/ ketahanan otot dan kardiorespirasi. Seluruh latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas fungsional pasien, sehingga pasien kembali dapat berfungsi sperti kondisinya sebelum sakit dan kembali berpartisipasi dalam kehidupan di keluarga dan masyarakat.
Rehabilitasi medik merupakan salah satu cabang spesialisasi kedokteran yang berorientasi pada gangguan fungsi. Program rehabilitasi bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi yang ada pada pasien, berdasarkan potensi yang dimiliki, guna meningkatkan kualitas hidup pasien.
Kasus yang ditangani pada bidang rehabilitasi meliputi gangguan tumbuh kembang anak, gangguan fungsi akibat masalah muskuloskeletal (otot dan rangka tubuh), gangguan fungsi akibat masalah sistem saraf baik saraf pusat atau saraf tepi, gangguan fungsi pernafasan, gangguan fungsi pada usia lanjut( geriatri), dan lainnya.
"Di SPH, saat ini sudah ada dokter Spesialis Rehabilitasi Medik, Fisioterapis (FT), Okupasi Terapis (OT) dan Terapis Wicara (TW). Fasilitas yang ada saat ini juga sangat memadai, karena sudah dilengkapi berbagai modalitas terapi (Low LASER, TENS, US, SWD, MWD, traksi mekanik, dll) fasilitas untuk latihan fisik, untuk terapi okupasi, serta terapi wicara anak dan dewasa," ujar Dokter Adek.
Oleh karena itu, bagi pasien yang membutuhkan pelayanan rehabilitasi medik, dapat datang berkonsultasi ke SPH. Untuk jadwal praktek dari Dokter Adek yakni pada Rabu pukul 18.30 - 20.30 WIB. Namun untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal dokter Adek dan dokter lainnya, silahkan ikuti melalui Instagram Semen Padang Hospital atau pun Website SPH.
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Semarak HUT Kemerdekaan RI dan Kota Padang, PT Semen Padang Sumbangkan 326 Kantong Darah ke PMI
PT Semen Padang melalui Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP) menyumbangkan 326 kantong darah kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang. Donasi tersebut dihimpun melalui kegiatan donor yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang
Hot Release
Sepablock Semen Padang Dipilih untuk Bangun 813 Huntap Korban Bencana di Sumbar
Teknologi Sepablock produksi PT Semen Padang dipilih Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk membangun 813 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar).
Hot Release
PT Semen Padang Bekali 40 Peserta MagangHub Kemenaker agar Siap Memasuki Dunia Kerja
PT Semen Padang memberi pembekalan kepada sebanyak 40 peserta Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Tahun 2026 sebelum menjalani magang selama enam bulan di berbagai unit kerja perusahaan. Program ini menjadi bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam mendukung peningkatan kompetensi generasi muda sekaligus menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.