PADANG (19/10/2021) - Raut wajah bahagia Ernawati, warga RT04 RW01, Bukit Atas, Kelurahan Padang Besi, Lubuk Kilangan, Kota Padang, tampak jelas terlihat, ketika rombongan PT Semen Padang bersama pihak kecamatan, menyambangi gudang barang bekas miliknya yang hangus terbakar pada Senin (18/10/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.
Apalagi kedatangan rombongan dari pihak pemerintahan kecamatan dan perusahaan semen di Kota Padang itu, juga bersamaan dengan penyerahan bantuan sembako dari PT Semen Padang berupa beras sebanyak 100 kg, gula, minyak goreng dan telur ayam sebanyak 5 tray.
"Alhamdulillah, terima kasih PT Semen Padang atas bantuan sembakonya. Sembako ini sangat bermanfaat sekali untuk memenuhi kebutuhan kami sekeluarga," kata Ernawati usai menerima bantuan dari PT Semen Padang itu, Selasa (19/10).
Wanita berusia 49 tahun yang bekerja sebagai pemulung itu menyebut saat gudang beserta barang bekas yang ada di dalamnya hangus terbakar, dia dan keluarganya sangat panik, karena baginya gudang beserta barang bekas yang ada di dalamnya sangat bernilai sekali, dan menjadi satu-satunya sumber pendapatan keluarga.
Bantuan sembako dari PT Semen Padang kata dia, mampu meringankan bebannya setelah ditimpa musibah. Kini, dia dan keluarganya akan bangkit untuk kembali memulai usaha mengumpulkan barang bekas yang sudah bertahun-tahun dijalaninya itu.
"Kalau dibilang sedih, awalnya jelas saya dan keluarga sedih. Tapi dengan adanya bantuan dan juga dukungan moril dari PT Semen Padang dan pihak kecamatan, saya harus bangkit. Saya dan keluarga harus segera memulai membangun kembali gudang barang bekas yang terbakar ini," ujarnya.
Ernawati dan suaminya yang bernama Edi Yandra (56), merupakan warga asal Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar yang sudah 13 tahun tinggal di Bukit Atas. Di samping menjadi pemulung barang bekas dan juga sampah plastik, Ernawati pun juga bekerja membersihkan Masjid Al Munawarah Bukit Atas yang berada tepat di depan rumahnya.
"Saya membersihkan masjid ini tidak digaji. Saya kerja ikhlas, apalagi tanah yang saya tempati ini juga tanah masjid. Masjid ini merupakan milik almarhum Buya Suldin Dt Bandaro Hitam. Almarhum itu pensiunan polri, terakhir pangkatnya Mayor (sekarang Kompol). Almarhum lah yang menyuruh saya tinggal dan mendirikan gubuk di tanah ini," ungkapnya.
Sementara itu, Camat Lubuk Kilangan Elfian Putra Ifadi yang turut mendampingi rombongan PT Semen Padang ke lokasi kebakaran tersebut, mengapresiasi gerak cepat PT Semen Padang yang telah memberikan bantuan sembako kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran. "Saya salut dengan PT Semen Padang, respon cepatnya luar biasa," kata Elfian.
Ia pun menilai, dengan adanya bantuan sembako ini, semakin membuktikan bahwa PT Semen Padang peduli terhadap masyarakat lingkungannya. Karena bukan kali ini saja PT semen Padang memberikan bantuan, bahkan hampir di setiap musibah kebakaran di Lubuk Kilangan, PT Semen Padang hadir memberikan bantuan. "Terimakasih PT Semen Padang atas kepeduliannya," ujar Elfian.
Kepala Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati berharap agar bantuan sembako tersebut, dapat meringankan beban para korban dan juga dapat mengobati kesedihan korban atas musibah kebakaran yang terjadi.
“Korban kebakaran ini juga bagian dari masyarakat lingkungan perusahaan PT Semen Padang. Dan tentunya, sebagai bentuk kepedulian perusahaan atas musibah yang terjadi, makanya kami berikan bantuan. Karena musibah tersebut juga turut dirasakan oleh PT Semen Padang,” ujarnya.
Seperti diketahui, sebuah gudang barang bekas milik pemulung yang berada di RT04,RW01, Bukit Atas, Kelurahan Padang Besi, Lubuk Kilangan, Kota Padang, hangus terbakar pada Senin (18/10/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kebakaran yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik itu, ditaksir mencapai Rp15 juta. Bagi pemilik gudang Ernawati, kerugian tersebut sangat besar nilainya, mengingat dia dan suaminya bekerja sebagai pemulung barang bekas dan sampah plastik.(*)
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Kopi Bantjah Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah
Kopi Bantjah yang dikembangkan masyarakat Koto Baru, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, kini tidak lagi hanya dimanfaatkan sebagai komoditas perkebunan. Melalui pengembangan berbagai produk turunan, kopi lokal tersebut mulai membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, termasuk perempuan dan generasi muda, dengan dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Semen Padang.
Hot Release
Akademi Jago Bangunan PT Semen Padang Hadir di Bengkulu Selatan, 101 Tukang Ikuti Sertifikasi Kompetensi
Sebanyak 101 tenaga konstruksi di Kabupaten Bengkulu Selatan mengikuti Akademi Jago Bangunan yang digelar PT Semen Padang di Manna Water Park, Manna, Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para tukang untuk memperkuat pengetahuan teknis sekaligus mengikuti proses sertifikasi kompetensi di bidang konstruksi.
Hot Release
Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26, Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIKSP) menyalurkan bantuan senilai Rp10.233.860 kepada Panti Asuhan Anak dan Balita Al Hurul Ain, Kota Padang, Jumat (2/10/2026). Bantuan tersebut merupakan hasil lelang amal yang digelar keluarga besar FKIKSP sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.