Padang, Radio Classy FM - Rayakan Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang diperingati setiap tanggal 4 September, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat sambangi PT Semen Padang, Senin (04/09). Kedatangan PLN ke salah satu perusahaan terbesar di Sumbar tersebut sebagai upaya untuk mempererat sinergi dan kolaborasi antar kedua perusahaan.
Bertempat di Ruang Rapat Semen Padang Indarung, rombongan PLN disambut langsung oleh Direktur Keuangan dan Umum PT Semen Padang Oktoweri beserta tim. Hadir dalam kunjungan ini General Manager PLN UID Sumbar Eric Rossi Priyo Nugroho, jajaran Senior Manager, serta Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padang Yusuf Hadiyanto.
Selain mengucapkan terima kasih karena telah menjadi pelanggan setia PLN dengan konsumsi listrik terbesar di Sumbar, PLN juga menyampaikan bahwa PT Semen Padang merupakan mitra PLN dalam mendukung pembangunan Indonesia, khususnya pembangunan Sumatera Barat. PLN bangga dapat mendukung rutinitas dan operasional Semen Padang dalam memproduksi semen berkualitas yang digunakan untuk pembangunan Indonesia dan Sumatera Barat.
Ucapan terima kasih disampaikan pula oleh Oktoweri. ‘’Terima kasih karena PLN telah memberikan banyak dukungan kepada PT Semen Padang dan menjalin hubungan yang sangat baik, baik dari tingkat manajemen hingga pelaksana teknis lapangan. Sinergi ini harus terus dilanjutkan sehingga memudahkan sinergi dan kerjasama antara PLN dan Semen Padang,” ungkapnya.
PLN dan PT Semen Padang kemudian diskusikan peluang sinergi yang dapat dilakukan oleh kedua pihak ke depan. Salah satunya adalah bersinergi mendukung target target Net Zero Emission (NZE) 2060. PLN mendukung target NZE 2060 dengan pasokan energi listrik hampir 50%-nya berasal dari EBT. Terbaru, PLN UID Sumbar juga telah mengimplementasikan Program Renewable Energy Certificate (REC), layanan sertifikat energi terbarukan bagi pelanggan yang menginginkan pengakuan tingkat nasional maupun internasional atas penggunaan listrik dari sumber energi terbarukan.
Eric menjelaskan, beberapa pelanggan industri di Sumbar telah bergabung dengan Program REC PLN UID Sumbar. ‘’Besar harapan kami selanjutnya PT Semen Padang dapat turut bergabung. Dengan sertifikat ini, kami juga berkomitmen siap mensuplai pasokan listrik dari pembangkit EBT,’’ jelas Eric kemudian.
Oktoweri mengaku sangat mengapresiasi PLN UID Sumbar yang memiliki pasokan daya sangat besar dari pembangkit EBT. ‘’Kami mendukung sustainable energy PLN, karena selain baik untuk peningkatan penggunaan energi bersih, ini juga menunjukkan kita memiliki visi yang sama untuk kelestarian lingkungan. Semen Padang pun sedang giat pada sustainable energy yang lebih ramah lingkungan,’’ jelas Oktoweri.
Oktoweri lantas berharap, kinerja PLN dapat terus sejalan dengan kebutuhan dan kepuasan pelanggan, mengingat listrik merupakan kebutuhan vital bagi seluruh masyarakat.
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Rencanakan ke Baitullah Sejak Usia Produktif, Insan Semen Padang Group Dibekali Literasi Keuangan Haji
Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.
Hot Release
Lima Personel TRC Semen Padang Dikerahkan Bantu Penanganan Galodo di Kabupaten Solok
Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.
Hot Release
Usaha Sarapan Pagi Jadi Penopang Keluarga Rika Hijra Setelah Suami Terdampak PHK
Aroma masakan dari dapur usaha sarapan pagi rintisan Rika Hijra (47) di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, menjadi bagian dari perjalanan panjang keluarganya melewati masa-masa sulit. Sejak dirintis bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), pada 2020, usaha sederhana tersebut perlahan tumbuh dan kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.