Radio Classy FM, Jambi - PT Semen Padang telah menyelesaikan bedah satu unit rumah tak layak huni di Desa Muara Kumpeh, Kecamatan Kumpeulu, Kabupaten Muaro Jambi, sebagai bagian dari Program Bedah Rumah dalam Kegiatan Perumahan Nasional Provinsi Jambi tahun 2024. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, pada Selasa (08/10/2024).
Hadir pada penyerahan tersebut Pjs Gubernur Jambi yang diwakili Kadis Kominfo Provinsi Jambi, Ariansyah, Camat Kumpeulu, Sobri, Kepala Desa Muara Kumpeh, Hafizi, Ketua BPD Desa Muara Kumpeh, Dwi Raharjo, dari PT Semen Padang tampak hadir Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan, Iskandar Z Lubis, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan, Nur Anita Rahmawati, Perwakilan Penjualan Semen Padang area Jambi, Dani Oktavianus.
Sudirman, Pejabat Sementara Gubernur Jambi, pada saat sebelum acara menerima rombongan PT Semen Padang di kantor Gubernur Provinsi Jambi mengapresiasi langkah PT Semen Padang dan berharap kolaborasi ini dapat berlanjut untuk membantu masyarakat kurang mampu di Provinsi Jambi. "Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang, semoga kolaborasi ini dapat berlanjut kedepan," ungkapnya.
Indrieffouny Indra menekankan bahwa bantuan ini merupakan realisasi komitmen yang dibuat dalam pertemuan dengan Gubernur Jambi pada 25 Juli 2024 lalu.
Ia menambahkan, "Provinsi Jambi adalah termasuk salah satu pasar utama bagi Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG, dan kami berterima kasih kepada Pemprov Jambi serta masyarakat atas kepercayaan mereka yang telah menggunakan produk Semen Padang".
Bantuan bedah rumah ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT Semen Padang, yang tidak hanya dilaksanakan di Sumbar tetapi juga di seluruh wilayah pemasaran.
Ia berharap masyarakat Jambi terus menggunakan produk Semen Padang agar perusahaan dapat memberikan kontribusi lebih besar.
Ariansyah, mewakili Pjs Gubernur Jambi, juga mengharapkan agar PT Semen Padang terus berkembang sehingga berkontribusi melalui program TJSL-nya. "Kami terbuka untuk melakukan sinergi dalam berbagai kegiatan lainnya," katanya pada saat sambutan.
Pemilik rumah Antoni (39) berterima kasih dan bersyukur atas telah selesainya renovasi rumahnya. “Alhamdulillah, terima kasih kepada PT Semen Padang dan pihak-pihak yang terkait yang telah membantu merenovasi rumah kami. Bersyukur sekali sekeluarga, mudah-mudahan sukses selalu untuk PT Semen Padang,” ujarnya.
Renovasi rumah milik Antoni ini menggunakan SEPABLOCK (Semen Padang Bata Interlock), produk unggulan PT Semen Padang yang dikenal ramah gempa, memberikan keandalan dalam struktur bangunan karena saling terhubung antara satu dengan yang lainnya seperti menyusun lego.
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Rencanakan ke Baitullah Sejak Usia Produktif, Insan Semen Padang Group Dibekali Literasi Keuangan Haji
Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.
Hot Release
Lima Personel TRC Semen Padang Dikerahkan Bantu Penanganan Galodo di Kabupaten Solok
Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.
Hot Release
Usaha Sarapan Pagi Jadi Penopang Keluarga Rika Hijra Setelah Suami Terdampak PHK
Aroma masakan dari dapur usaha sarapan pagi rintisan Rika Hijra (47) di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, menjadi bagian dari perjalanan panjang keluarganya melewati masa-masa sulit. Sejak dirintis bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), pada 2020, usaha sederhana tersebut perlahan tumbuh dan kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.