Payakumbuh, Radio Classy FM - Sebagai bagian dari SIG, PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian. Kali ini, perusahaan menyalurkan bantuan berupa sarana pengembangan produksi pupuk organik kepada Kelompok Tani Padang Cubadak Indah di Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh.
Bantuan tersebut diserahkan kepada Camat Payakumbuh Selatan, Resti Desmila, dan disaksikan oleh Lurah Sawah Padang Aua Kuniang, Deop Darius; Ketua Kelompok Tani Padang Cubadak Indah, Yanuardi; serta sejumlah anggota kelompok tani.
Camat Payakumbuh Selatan menyampaikan apresiasi atas kepedulian Semen Padang terhadap sektor pertanian di wilayahnya. Menurutnya, dukungan seperti ini sangat dibutuhkan guna meningkatkan kesejahteraan petani dan kapasitas produksi lokal.
"Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi pengembangan usaha pupuk organik di Payakumbuh Selatan dan mendorong pertanian berkelanjutan," ujar Resti.
Ketua Kelompok Tani Padang Cubadak Indah, Yanuardi, mengungkapkan bahwa kelompoknya selama ini memproduksi sekitar 2 ton pupuk organik per bulan. Dengan tambahan sarana produksi dari PT Semen Padang, pihaknya menargetkan peningkatan kapasitas hingga 5 ton per bulan.
“Saat ini kami memiliki area produksi seluas 4,5 x 20 meter persegi. Dengan bantuan ini, kami akan memperluas fasilitas produksi sebesar 4 x 10 meter persegi,” jelas Yanuardi.
Kelompok tani yang beranggotakan 20 orang tersebut juga tengah membidik perluasan pasar ke wilayah Alahan Panjang hingga Pekanbaru, Riau, seiring meningkatnya permintaan pupuk organik.
Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat dan pengembangan pertanian berkelanjutan.
“Bagi kami, pemberdayaan masyarakat bukan sekadar program—ini adalah komitmen. Lewat kolaborasi ini, kami ingin membuka jalan bagi petani lokal untuk naik kelas: dari produksi kecil-kecilan menjadi pelaku utama dalam rantai pasok pertanian berkelanjutan. PT Semen Padang hadir untuk mendorong potensi lokal agar berdampak nasional,” ujar Iskandar.
Ia menambahkan, program ini juga selaras dengan visi pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, terutama dalam mendukung swasembada pangan, energi, dan infrastruktur. Selain itu, dukungan ini juga sejalan dengan program Sumbar Sejahtera dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
“Semoga kolaborasi ini menjadi motor penggerak pertanian ramah lingkungan dan memperkuat posisi Sumatera Barat sebagai daerah penghasil pupuk organik yang berkualitas,” tutupnya.
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Rencanakan ke Baitullah Sejak Usia Produktif, Insan Semen Padang Group Dibekali Literasi Keuangan Haji
Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.
Hot Release
Lima Personel TRC Semen Padang Dikerahkan Bantu Penanganan Galodo di Kabupaten Solok
Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.
Hot Release
Usaha Sarapan Pagi Jadi Penopang Keluarga Rika Hijra Setelah Suami Terdampak PHK
Aroma masakan dari dapur usaha sarapan pagi rintisan Rika Hijra (47) di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, menjadi bagian dari perjalanan panjang keluarganya melewati masa-masa sulit. Sejak dirintis bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), pada 2020, usaha sederhana tersebut perlahan tumbuh dan kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.