PLTA ukuran mini ini yang berada dilingkungan PT Semen Padang Selasa pagi (5/7) diresmikan dan mulai beroperasi bertepatan dengan peringatan HUT ke-64 pengambil alihan PT Semen Padang dari Pemerintah Belanda 5 Juli 2022.
Pemanfaatan aliran air sungai disalurkan ke Pabrik Indarung IV dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Air Pico Hydro yang bisa menghasilkan daya listrik sekitar 5 KW.
Direktur Keuangan dan Umum PT Semen Padang Oktoweri mengatakan PLTA mini ini memanfaatkan elevasi air untuk mengurangi pemakaian listrik dari energi fosil.
Air dan panas bumi salah satu sumber energi terbarukan yang mudah didapat untuk menghasilkan listrik.
Dan di Semen Padang, ada sumber air sungai yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi sumber listrik dan bisa salurkan ke pabrik dengan kapasitas mencapai 5 KW.
Listrik yang dihasilkan, setara dengan biaya operasional Rp 3 juta per bulan.
Meskipun PLTA ukuran mini, setidaknya bisa mengurangi pemakaian energi fosil.
Selain air, PT Semen Padang juga menggunakan panel surya untuk menghasilkan listrik di pabrik kantong PT Semen Padang.
Saat ini, ada sekitar 10 persen sumber listrik PT Semen Padang yang bersumber dari pembangkit listrik energi terbarukan dan sisanya baru dari PLN.
Lia, Radio Classy FM
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Rencanakan ke Baitullah Sejak Usia Produktif, Insan Semen Padang Group Dibekali Literasi Keuangan Haji
Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.
Hot Release
Lima Personel TRC Semen Padang Dikerahkan Bantu Penanganan Galodo di Kabupaten Solok
Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.
Hot Release
Usaha Sarapan Pagi Jadi Penopang Keluarga Rika Hijra Setelah Suami Terdampak PHK
Aroma masakan dari dapur usaha sarapan pagi rintisan Rika Hijra (47) di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, menjadi bagian dari perjalanan panjang keluarganya melewati masa-masa sulit. Sejak dirintis bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), pada 2020, usaha sederhana tersebut perlahan tumbuh dan kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.