PADANG PANJANG (5/6/2026) – PT Semen Padang terus mendorong pemanfaatan inovasi bahan bangunan dalam mendukung percepatan penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.
Kali ini, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk tersebut mensosialisasikan Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) kepada warga penerima bantuan Hunian Tetap (Huntap) Mandiri dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Kantor Lurah Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris BPBD Kesbangpol Kota Padang Panjang, Rully Hardian, itu diikuti belasan penerima manfaat bantuan Huntap Mandiri BNPB. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai material konstruksi yang akan digunakan dalam pembangunan hunian pascabencana.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernardino, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkenalkan inovasi produk kepada masyarakat sekaligus mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Ia berharap Sepablock semakin dikenal dan dimanfaatkan masyarakat sebagai alternatif material konstruksi yang berkualitas untuk pembangunan hunian.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memperkenalkan Sepablock lebih dekat kepada masyarakat. Kami berharap produk ini semakin dikenal dan menjadi salah satu pilihan dalam pembangunan rumah yang berkualitas,” ujarnya.
Lebih jauh, Win menegaskan bahwa pengembangan Sepablock tidak semata-mata berorientasi pada percepatan pembangunan, tetapi juga pada upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya mereka yang tengah berupaya bangkit setelah terdampak bencana.
“Melalui Sepablock, kami ingin menghadirkan hunian yang tidak sekadar berdiri, tetapi benar-benar layak, nyaman, dan bermartabat bagi masyarakat terdampak bencana. Ini merupakan bagian dari kontribusi PT Semen Padang dalam mendukung pemulihan masyarakat sekaligus menghadirkan solusi konstruksi yang inovatif dan berkelanjutan,” tutupnya.
Dalam pemaparannya, Staf Unit Produksi BIP dan Aplikasi PT Semen Padang, Doni Maizwar, menjelaskan bahwa Sepablock merupakan inovasi material bangunan yang dirancang untuk mendukung pembangunan hunian pascabencana yang cepat, aman, dan efisien.
Menurutnya, sistem bata interlock yang diterapkan pada Sepablock memungkinkan proses pembangunan rumah berlangsung lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Bahkan, pembangunan sebuah rumah dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 hari tanpa mengurangi kualitas maupun kekuatan struktur bangunan.
“Sepablock telah memenuhi banyak aspek penting dalam pembangunan hunian tetap. Selain mempercepat proses konstruksi, material ini juga memiliki ketahanan yang baik, termasuk terhadap gempa. Karena itu, produk ini sangat cocok digunakan untuk pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana,” ujar Doni.
Doni menambahkan, sistem bata interlock pada Sepablock juga membuat proses pemasangan lebih sederhana sehingga pembangunan dapat berlangsung lebih efisien tanpa mengabaikan standar keamanan konstruksi.
Sekretaris BPBD Kesbangpol Kota Padang Panjang, Rully Hardian, menegaskan bahwa sosialisasi tersebut sangat penting agar seluruh pihak yang terlibat dalam program Huntap Mandiri memiliki pemahaman yang sama terkait material yang digunakan.
Menurutnya, BNPB telah menetapkan penggunaan Sepablock sebagai material konstruksi untuk pembangunan Huntap Mandiri bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah tersebut.
“Karena sudah diputuskan bahwa hunian tetap mandiri yang dibangun melalui program BNPB menggunakan material konstruksi Sepablock, maka kami berharap seluruh penerima manfaat dapat mengikuti penjelasan dari PT Semen Padang dengan baik sehingga memahami keunggulan dan proses penggunaannya,” kata Rully.
Ia juga mengajak para penerima manfaat untuk melihat langsung rumah contoh yang saat ini sedang dibangun di Kelurahan Silaing Bawah. Rumah tersebut merupakan milik salah seorang penerima manfaat, Ayu, yang proses pembangunannya telah berjalan menggunakan material Sepablock.
Para peserta juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan melihat langsung penerapan Sepablock pada rumah contoh yang sedang dibangun.
Sebagai penerima manfaat, Ayu mengaku puas dengan progres pembangunan hunian tetap yang saat ini sedang dikerjakan. Ia menilai penggunaan Sepablock memberikan kemudahan sekaligus mempercepat proses pembangunan rumahnya.
“Sekarang rumah saya masih dalam tahap pengerjaan. Menurut saya produk ini bagus dan pengerjaannya juga cepat. Saya berharap rumah ini bisa segera selesai sehingga dapat segera ditempati bersama keluarga,” ungkapnya.
Pandangan serupa juga disampaikan Ahmad Zain, vendor lokal yang terlibat dalam pembangunan Huntap Mandiri. Ia mengaku senang menggunakan Sepablock karena dinilai memiliki banyak keunggulan dibandingkan material bangunan konvensional.
Menurut Ahmad, sistem pemasangan yang lebih praktis membuat pekerjaan konstruksi menjadi lebih efisien, baik dari sisi waktu maupun tenaga kerja.
“Banyak keunggulan yang kami rasakan saat mengerjakan pembangunan rumah menggunakan Sepablock. Pekerjaan menjadi lebih cepat dan lebih mudah dalam proses pemasangannya,” katanya.
BPBD Provinsi Sumatera Barat mencatat sebanyak 11 unit Hunian Tetap (Huntap) Mandiri bagi warga terdampak bencana di Kota Padang Panjang akan dibangun menggunakan Semen Padang Bata Interlock (Sepablock). Masing-masing unit mendapatkan bantuan senilai Rp60 juta.
Saat ini, satu unit sedang dalam proses pembangunan, sedangkan sisanya akan dikerjakan setelah seluruh penerima bantuan menyatakan kesiapan.
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Kopi Bantjah Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah
Kopi Bantjah yang dikembangkan masyarakat Koto Baru, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, kini tidak lagi hanya dimanfaatkan sebagai komoditas perkebunan. Melalui pengembangan berbagai produk turunan, kopi lokal tersebut mulai membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, termasuk perempuan dan generasi muda, dengan dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Semen Padang.
Hot Release
Akademi Jago Bangunan PT Semen Padang Hadir di Bengkulu Selatan, 101 Tukang Ikuti Sertifikasi Kompetensi
Sebanyak 101 tenaga konstruksi di Kabupaten Bengkulu Selatan mengikuti Akademi Jago Bangunan yang digelar PT Semen Padang di Manna Water Park, Manna, Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para tukang untuk memperkuat pengetahuan teknis sekaligus mengikuti proses sertifikasi kompetensi di bidang konstruksi.
Hot Release
Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26, Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIKSP) menyalurkan bantuan senilai Rp10.233.860 kepada Panti Asuhan Anak dan Balita Al Hurul Ain, Kota Padang, Jumat (2/10/2026). Bantuan tersebut merupakan hasil lelang amal yang digelar keluarga besar FKIKSP sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.