PADANG (19/7/2022) - PT Semen Padang terus konsisten menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) berpedoman kepada ISO 26000 sebagai panduan pelaksanaan program. Kali ini, pelaksanaan program TJSL PT Semen Padang diwujudkan dengan pengecoran jalan menuju Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum di Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, sepanjang 620 meter dengan lebar 4 meter.
Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis mengatakan, pengecoran jalan tersebut salah satu program TJSL perusahaan guna mendukung aksesibilitas masyarakat, sebagian bagian dari pilar ekonomi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Secara terpisah, Kepala Unit CSR PT Semen Padang Rinold Thamrin mengatakan akses jalan menuju Ponpes Darul Ulum yang belum mulus, sempat dirasakan dalam kunjungan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah ke Ponpes Darul Ulum beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Mahyeldi melihat belum bagusnya akses jalan ke Ponpes Darul Ulum. Kemudian, gubernur meminta PT Semen Padang untuk mendukung program perbaikan jalan. Dan permintaan itu, langsung direspon oleh manajemen PT Semen Padang.
"Awalnya, kami diminta membantu semen. Karena jalan yang diperbaiki begitu panjang dan jalannya tanah, makanya bantuan yang diberikan berupa batu split dan ready mix, supaya pengerjaan pengecoran jalan cepat juga cepat selesai. Apalagi, jalan tersebut juga menjadi hajat orang banyak, khususnya para santri di Ponpes Darul Ulum," kata Rinold, Selasa (19/7/2022).
Pengecoran jalan menuju Ponpes Darul Ulum itu, kata Rinold , telah dimulai sejak 14 Juli 2022 dan ditargetkan selesai pada akhir Juli ini. Rinold berharap pengecoran jalan tersebut dapat membuat aktifitas pendidikan agama Islam di Ponpes Darul Ulum bisa berkembang lebih baik.
"Tidak hanya batu split dan ready mix saja yang kami berikan. Tenaga kerja nya juga kami persiapkan. Mudah-mudahan, pengecoran jalan le Ponpes Darul Ulum itu bisa selesai akhir Juli ini, sehingga mobilisasi para santri dan masyarakat sekitarnya menjadi lebih mudah," ujarnya.
Jalan Timbulun
Selain pengecoran jalan menuju Ponpes Darul Ulum, PT Semen Padang baru-baru ini, juga memberikan bantuan ready mix dan batu split untuk pengecoran jalan Timbulun sepanjang 128 meter dengan kebar 3 meter, serta bantuan pengecatan jembatan Lakuk, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.
"Keduanya juga bagian dari program TJSL. Jadi, banyak program TJSL yang kami gulirkan untuk lingkungan. Dan pada intinya, program TJSL itu bertujuan untuk pembangunan berkelanjutan dengan memberikan manfaat sosial ekonomi dan ligkungan," ujarnya.(*)
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Inovasi SEPABLOCK Berjaya di Ajang IQPC 2026 Bangkok
Tim inovasi SEPABLOCK PT Semen Padang berjaya di Bangkok. Hal ini ditandai dengan keberhasilan meraih predikat Excellent pada ajang International Quality & Productivity Convention (IQPC) yang berlangsung di Bangkok, Thailand, 14–17 September 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari target yang telah ditetapkan perusahaan sekaligus menegaskan komitmen PT Semen Padang dalam mendorong budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan perusahaan.
Hot Release
Rencanakan ke Baitullah Sejak Usia Produktif, Insan Semen Padang Group Dibekali Literasi Keuangan Haji
Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.
Hot Release
Lima Personel TRC Semen Padang Dikerahkan Bantu Penanganan Galodo di Kabupaten Solok
Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.