PADANG, 19/8/2022 - PT Semen Padang kembali melakukan penghijauan di area pabrik melalui penanaman pohon. Kali ini dilakukan pada area rawmill Indarung V pada Jum'at (19/08/2022). Tahun 2022 ini penanaman ditargetkan sebanyak 1000 pohon di area pabrik semen pertama di Asia Tenggara tersebut.
Hadir pada penghijauan ini Direktur Operasi, Indrieffouny Indra, Kepala Departemen Pemeliharaan, Muhammad Syafitri, Kepala Departemen Tambang & Pengelolaan Bahan Baku, Sumarsono, Kepala Departemen Produksi Semen, Abdul Hakim Lubis, Kepala Departemen Produksi Terak, Andria Delfa, serta jajaran Staf pimpinan lainnya.
Direktur Operasi PT Semen Padang Indrieffouny Indra mengatakan, penanaman pohon itu dilakukan agar lingkungan pabrik jadi hijau. "Dengan adanya pepohonan, memberikan rasa teduh di pabrik. Masih banyak area pabrik yang kosong dan perlu ditanami pohon. Dengan adanya penghijauan, kita menghasilkan oksigen ke lingkungan kita," kata Indrieffouny Indra.
Ditanya target, Indrieffouny mengatakan tahun ini ditargetkan penanaman 1000 pohon, termasuk di area sekeliling pabrik. Sementara untuk area tambang juga sudah punya program sendiri di area reklamasi. "Untuk tambang, kita lengkapi penghijauan terutama di jalan baru tambang dan area lainnya," kata Arif, sapaan akrab Indrieffouny Indra.
Kepala Unit SHE PT Semen Padang Musytaqim Nasra menambahkan, pada tahun ini PT Semen Padang telah melakukan penghijauan di berbagai area pabrik. Di antaranya, pada Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional dan Mutu tahun 2022 pada 12 Februari 2022 dilakukan penanaman pohon di area reklamasi front II Timur IUP 206, Tambang Semen Padang.
Penghijauan di area tambang Batu Kapur itu, dengan penanaman pohon trembesi. Penanaman pohon ini pada intinya juga bagian dari program reklamasi tambang yang terus dilakukan PT Semen Padang secara berkelanjutan dari tahun ke tahun sesuai dengan dokumen Reklamasi dan Pasca Tambang Semen Padang.
Selanjutnya, kata Musytaqim, pada 14 Februari 2022 dilakukan penanaman pohon di arah barat CCR Pabrik Indarung VI. Pohon yang ditanam yakni berbagai bibit batang pohon yang terdiri dari pohon trembesi, pohon mahoni, pohon dadap dan pohon bambu itu.
Pada 10 Juni 2022, kata Musytaqim, manajemen Semen Padang kembali melakukan penanaman pohon di area Reklamasi Tambang PT Semen Padang, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia dengan tema Only One Earth.
Penanaman pohon jenis trembesi dan sengon di bekas kawasan IUP 206 Ha itu, dilakukan oleh Dirut PT Semen Padang Asri Mukhtar, dan Direktur Operasi PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, dan sejumlah staf pimpinan di lingkungan PT Semen Padang.
"Sesuai arahan manajemen agar penghijauan terus dilakukan terutama di area emplasemen perusahaan," kata Mustaqim. (*)
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Rencanakan ke Baitullah Sejak Usia Produktif, Insan Semen Padang Group Dibekali Literasi Keuangan Haji
Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.
Hot Release
Lima Personel TRC Semen Padang Dikerahkan Bantu Penanganan Galodo di Kabupaten Solok
Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.
Hot Release
Usaha Sarapan Pagi Jadi Penopang Keluarga Rika Hijra Setelah Suami Terdampak PHK
Aroma masakan dari dapur usaha sarapan pagi rintisan Rika Hijra (47) di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, menjadi bagian dari perjalanan panjang keluarganya melewati masa-masa sulit. Sejak dirintis bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), pada 2020, usaha sederhana tersebut perlahan tumbuh dan kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.