PADANG (14/7/2021) - Selama Semester I tahun 2021, PT Semen Padang telah mencatatkan total ekspor semen dan klinker sebesar 1,113,568.77 metric ton (MT) ke pelbagai negara. Realisasi ekspor ini meningkat 52 persen dibandingkan dengan semester I tahun 2020 atau sebesar 732,984 MT.
Group Head of Sales SIG Rahman Kurniawan pada Rabu (21/7/2021) mengapresiasi kinerja PT Semen Padang yang mampu mencatatkan peningkatan ekspor pada semester I tahun ini. "Meski pandemi, kawan-kawan tetap bersemangat dalam meningkatkan ekspor. Semoga pada semester II tahun 2021 ini, juga terjadi peningkatan," ujarnya.
Rahman merinci, tujuan ekspor semen dan klinker selama semester I tahun 2021 ini ada enam negara yakni, Australia, Maldives, Sri Lanka, Bangladesh, Filiphina dan Myanmar.
Untuk Australia, Maldives dan Sri Lanka, PT Semen Padang mengekspor semen tipe OPC (52.5N) dan OPC (42.5N). Sedangkan klinker, diekspor ke Bangladesh, Filiphina dan Myanmar.
Ekspor semen dan klinker ke berbagai negara oleh PT Semen Padang sudah berlangsung sejak 2008. PT Semen Padang adalah perusahaan semen pertama yang berada di bawah holding SIG yang mengekspor semen ke Australia sejak 2016.
Keep reading
More from Hot Release
Fadli Zon Gagas Indarung Biennale, Dorong Indarung I Jadi Pusat Seni dan Budaya
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong pemanfaatan Pabrik Indarung I sebagai pusat seni dan kebudayaan berskala nasional dan internasional, salah satunya lewat gagasan Indarung Biennale setiap dua tahun.
Dirkeu PT Semen Padang Kemukakan Fakta Ilmiah Konstruksi Jam Gadang di Seminar Internasional, Soroti Peran Teknologi Beton
Direktur Keuangan PT Semen Padang memaparkan fakta ilmiah seputar konstruksi Jam Gadang dalam sebuah seminar internasional, menyoroti peran teknologi beton dan meluruskan narasela sejarah seputar penggunaan putih telur sebagai bahan perekat.
235 Atlet dari 60 Daerah Berlaga di Kejurnas Junior Tenis IMTC-Semen Padang Cup 2026
Direktur Utama PT Semen Padang resmi membuka Kejurnas Junior Tenis TDP IMTC-Semen Padang Cup 2026 yang diikuti 235 atlet dari 60 daerah di Indonesia, jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraan.