MANGGARAI TIMUR (31/8/2026) — Setelah sepekan berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Tim Semen Padang Peduli menuntaskan misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi. Tim yang berangkat dari Padang pada Senin (24/8/2026) tersebut menyelesaikan rangkaian kegiatan pada Minggu (30/8/2026).
Selama berada di wilayah terdampak yang difokuskan di Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Tim Semen Padang Peduli tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan gratis serta dukungan pemulihan psikologis melalui kegiatan trauma healing. Kehadiran tim menjadi bagian dari komitmen PT Semen Padang melalui program Semen Padang Peduli untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.
Tim yang dipimpin Kapten Tim Marsudi tersebut terdiri atas personel rescuer, tenaga medis, serta tim logistik. Mereka yakni Hafnil, Satria Buana, dan Joharjo sebagai rescuer; Leo Zatiusfri sebagai personel logistik; serta dr. Faaiz Dzikri Mulya sebagai dokter dan Ricky Fauzan Akbar sebagai perawat.
Sejak tiba di NTT, tim bergerak ke sejumlah lokasi untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, penyerahan paket sembako, hingga trauma healing bagi warga yang masih menghadapi dampak psikologis pascagempa.
Kapten Tim Semen Padang Peduli, Marsudi, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan berlangsung aman dan disambut baik oleh warga sekitar. Kita berharap warga terdampak gempa tetap semangat dan segera pulih kembali,” ujar Marsudi.
Menurutnya, keterlibatan Tim Semen Padang Peduli di tengah masyarakat terdampak bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar warga, terutama kesehatan, mendapat perhatian di tengah situasi pascabencana.
Salah satu rangkaian kegiatan dilakukan pada Jumat (28/8/2026), sebelum tim kembali ke Padang. Tim rescuer bersama tim medis bergerak menuju Desa Golomangun, Dusun Way Tua, untuk memberikan layanan kesehatan sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, sebanyak 122 warga mendapatkan layanan kesehatan. Tim medis menemukan sejumlah keluhan dan penyakit yang cukup beragam, mulai dari dyspepsia, myalgia, cephalgia, diabetes melitus, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), low back pain (LBP), hipertensi, dermatitis, gastroenteritis akut (GEA), common cold, infeksi saluran kemih (ISK), hingga katarak.
Layanan kesehatan tersebut menjadi salah satu bentuk respons langsung Semen Padang Peduli terhadap kebutuhan masyarakat di daerah terdampak. Di tengah keterbatasan akses dan kondisi pascabencana, pemeriksaan kesehatan menjadi penting untuk memastikan warga tetap mendapatkan penanganan terhadap berbagai keluhan kesehatan yang mereka alami.
Selain layanan medis, bantuan logistik juga disalurkan kepada warga sebagai bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran tim di lapangan sekaligus menjadi ruang bagi Semen Padang untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat dan memahami kebutuhan mereka setelah bencana.
Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan trauma healing. Pendekatan tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan dukungan psikologis kepada masyarakat, khususnya warga yang masih mengalami tekanan akibat peristiwa gempa bumi.
Setelah menyelesaikan agenda kemanusiaan di sejumlah titik, pada Minggu (30/8/2026), Tim Semen Padang Peduli melanjutkan perjalanan menuju Labuan Bajo untuk persiapan kepulangan ke Padang.
Namun, sebelum meninggalkan wilayah NTT, tim juga menyerahkan bantuan obat-obatan untuk mendukung operasional Posko Rumah Sakit Lapangan Polres Manggarai. Bantuan tersebut diserahkan berdasarkan surat permintaan dari Kapolres Manggarai.
Penyerahan bantuan obat-obatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan terhadap layanan kesehatan di lapangan. Dengan adanya tambahan obat-obatan, diharapkan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana yang membutuhkan penanganan medis dapat terus berjalan.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan apresiasi atas seluruh rangkaian misi kemanusiaan yang telah dijalankan Tim Semen Padang Peduli di NTT.
“Alhamdulillah, Tim Semen Padang Peduli sudah berbuat untuk masyarakat terdampak gempa bumi di NTT,” kata Win.
Kehadiran Tim Semen Padang Peduli merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.
“Kami berharap apa yang telah dilakukan tim selama berada di Manggarai Timur dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga warga terdampak gempa diberikan kekuatan dan proses pemulihannya dapat berjalan dengan baik,” ujarnya. (*)
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Usaha Sarapan Pagi Jadi Penopang Keluarga Rika Hijra Setelah Suami Terdampak PHK
Aroma masakan dari dapur usaha sarapan pagi rintisan Rika Hijra (47) di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, menjadi bagian dari perjalanan panjang keluarganya melewati masa-masa sulit. Sejak dirintis bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), pada 2020, usaha sederhana tersebut perlahan tumbuh dan kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.
Hot Release
Menelusuri Jejak Leluhur, Perempuan Asal Belanda Marlou Geraedts Berkunjung ke PT Semen Padang
Perempuan asal Belanda bernama Marlou Geraedts (24) berkunjung ke PT Semen Padang pada Senin (14/9/2026) untuk menelusuri kembali sejarah keluarganya yang memiliki keterkaitan dengan fase awal berdirinya industri semen di Indonesia pada tahun 1910.
Hot Release
Mengubah Limbah Jadi Cuan: Budidaya Maggot BSF Siap Dikembangkan di Padayo
Kawasan Padayo, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, dipersiapkan sebagai salah satu sentra budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF). Persiapan itu dimulai melalui sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah organik pada Selasa (15/9/2026). Program ini dihadirkan sebagai solusi ganda untuk mengatasi persoalan sampah yang belum terkelola optimal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Padayo yang mayoritas berprofesi sebagai petani, peternak, dan pembudidaya ikan melalui efisiensi pakan ternak serta produksi pupuk organik secara mandiri.