Padang, Radio Classy FM - Dalam rangka memeriahkan Bulan K3 Nasional, PT Semen Padang menggelar lomba Safety Health Environment (SHE) Challenge di lapangan Fire Ground PT Semen Padang, Selasa (6/2/2024). Lomba tersebut diikuti oleh 23 tim yang berasal dari area kerja di lingkungan perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara tersebut.
Dibuka oleh Kepala Unit SHE PT Semen Padang, Asrining Sari, lomba SHE Challenge itu diawali dengan simulasi working et height atau bekerja di ketinggian sekitar 8 meter dengan mengakses tangga vertikal. Simulasi tersebut, dilakukan oleh Mine Rescue Team (MRT) Departemen Tambang & Pengolahan Bahan Baku PT Semen Padang.
Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati mengatakan, lomba ini merupakan salah satu rangkaian Bulan K3 Nasional di PT Semen Padang yang rutin digelar setiap tahun. Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan karyawan di area kerja masing-masing, serta untuk meningkatkan kepedulian dan kepatuhan dalam mengimplementasikan K3.
"Dengan adanya peningkatan wawasan dan kepedulian serta kepatuhan terhadap implementasi K3, tentunya diharapkan semua kegiatan operasional dapat berjalan dengan aman, selamat dan sehat, tanpa adanya accident," kata Anita.
Sementara itu, Kepala Unit SHE PT Semen Padang, Asrining Sari dalam sambutan pembukaan SHE Challenge berpesan kepada semua tim SHE Challenge untuk mengutamakan keselamatan dalam mengikuti setiap tahapan lomba, seperti cerdas cermat, working at height, P3K, pemadaman api kecil menggunakan APAR dan karung goni, dan pemadaman api besar menggunakan hydrant.
"Bukan menang yang jadi prioritas, tapi bagaimana kita belajar untuk melakukan semua tahapan lomba dengan baik, benar dan selamat. Menang itu adalah bonusnya. Kami dari Unit SHE mewakili Panitia Bulan K3 Nasional Semen Padang, mengucapkan selamat bertanding kepada semua tim. Semoga kegiatan lomba ini berjalan lancar sampai akhir, sesuai dengan harapan kita bersama," ujarnya.
Salah seorang peserta SHE Challenge 2024 dari Tim EKC PT Semen Padang, Rose mengatakan, perlombaan yang dilaksanakan kali ini sangat bermanfaat untuk seluruh insan PT Semen Padang. Menurutnya, perlombaan ini menambah pengetahuan dari yang selama ini tidak mengetahui menjadi paham bagaimana K3 itu sendiri.
"Seperti perlombaan pemadaman api ringan maupun besar, kemudian bagaimana menangani korban yang cedera. Ini sangat bermanfaat sekali jika sewaktu-waktu terjadi di tempat masing-masing, meskipun kita tidak mengharapkan itu terjadi. Kita berharap perlombaan ini sering dilakukan minimal 2 kali setahun untuk melatih setiap insan Semen Padang," ujarnya.
Hal yang sama juga disampaikan peserta lainnya dari Wisma Indarung, Supriadi. Kata dia, selain menambah pengetahuan, lomba SHE Challenge ini juga dapat memupuk kekompakan tim di unit kerja. "Perlombaan ini membutuhkan kekompakan tim, dan ini bisa dilanjutkan ke sehari-hari. Tentunya berefek ke kinerja kita masing-masing," katanya.(*)
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Rencanakan ke Baitullah Sejak Usia Produktif, Insan Semen Padang Group Dibekali Literasi Keuangan Haji
Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.
Hot Release
Lima Personel TRC Semen Padang Dikerahkan Bantu Penanganan Galodo di Kabupaten Solok
Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.
Hot Release
Usaha Sarapan Pagi Jadi Penopang Keluarga Rika Hijra Setelah Suami Terdampak PHK
Aroma masakan dari dapur usaha sarapan pagi rintisan Rika Hijra (47) di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, menjadi bagian dari perjalanan panjang keluarganya melewati masa-masa sulit. Sejak dirintis bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), pada 2020, usaha sederhana tersebut perlahan tumbuh dan kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.