Harau, Radio Classy FM - PT Semen Padang menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan nagari berbasis potensi lokal. Hal ini disampaikan dalam kegiatan silaturahmi yang digelar bersama 11 Wali Nagari, Direktur BUMNag Harau Saiyo, serta pengurus BUMNag se-Kecamatan Harau, di Aula Kantor Camat Harau, Rabu (23/4).
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Mewakili manajemen PT Semen Padang, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan, Nur Anita Rahmawati, mengajak para wali nagari dan direktur BUMNag untuk menjalin kolaborasi strategis demi kemajuan nagari.
“Sebagai perusahaan lokal kebanggaan Sumatera Barat yang telah berdiri sejak 1910, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mari kita bangun nagari bersama,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Harau Jeki Mardonal, Direktur BUMNag Harau Saiyo Witrawati, para pendamping desa, serta perwakilan dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan PT Semen Padang. Dari pihak perusahaan, hadir pula General Manager of Retail Sales Regional 1 SIG Inpres Rakhmat Hidayat, dan Senior Sales Manager Sumbar-Riau Nanda Kurniawan.
Dalam sambutannya, Nur Anita menegaskan bahwa PT Semen Padang siap mendukung pembangunan nagari, terutama dalam menjawab amanat Permendes Nomor 2 Tahun 2025 terkait pemanfaatan Dana Desa. Fokusnya antara lain adalah pengembangan potensi lokal, pembangunan infrastruktur berbasis bahan baku lokal, serta penguatan ketahanan ekonomi desa.
“PT Semen Padang menjamin ketersediaan produk berkualitas tinggi berstandar nasional dengan harga kompetitif. Kami percaya, pembangunan infrastruktur yang kuat berawal dari material yang terpercaya,” tambahnya.
Selain produk semen, PT Semen Padang juga menawarkan solusi material inovatif seperti Semen Padang Bata Interlock Brick (SEPABLOCK) yang dapat mendukung pengembangan usaha BUMNag.
Camat Harau, Jeki Mardonal, menyambut baik kunjungan PT Semen Padang dan berharap kerja sama ini dapat berlanjut dalam bentuk program konkret.
“Kehadiran PT Semen Padang membawa harapan baru bagi pembangunan Kecamatan Harau dan nagari-nagari di dalamnya,” katanya.
Ia juga mendorong pengurus BUMNag untuk menciptakan inovasi usaha yang selaras dengan potensi daerah, tanpa menyingkirkan pelaku usaha lokal yang telah ada.
Sementara itu, Wali Nagari Taram, Nanang, yang mewakili 11 wali nagari se-Kecamatan Harau, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT Semen Padang.
“Kami bangga dapat bersilaturahmi dengan jajaran manajemen PT Semen Padang. Semoga kolaborasi ini membuka peluang bagi BUMNag untuk tumbuh sehat dan berkelanjutan,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa BUMNag perlu menjalankan usaha yang menguntungkan tanpa merugikan masyarakat sekitar.
“Kami sangat selektif dalam menentukan jenis usaha. Pertemuan ini semoga melahirkan banyak ide segar untuk kemajuan nagari,” tutupnya.
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Rencanakan ke Baitullah Sejak Usia Produktif, Insan Semen Padang Group Dibekali Literasi Keuangan Haji
Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.
Hot Release
Lima Personel TRC Semen Padang Dikerahkan Bantu Penanganan Galodo di Kabupaten Solok
Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.
Hot Release
Usaha Sarapan Pagi Jadi Penopang Keluarga Rika Hijra Setelah Suami Terdampak PHK
Aroma masakan dari dapur usaha sarapan pagi rintisan Rika Hijra (47) di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, menjadi bagian dari perjalanan panjang keluarganya melewati masa-masa sulit. Sejak dirintis bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), pada 2020, usaha sederhana tersebut perlahan tumbuh dan kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.