PADANG (3/11/2021) - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang berhasil menyabet dua penghargaan dari Baznas RI, yakni UPZ Terbaik di Bidang Pelaporan dan Terbaik di Bidang Penyaluran.
Kedua penghargaan tertinggi dari Baznas RI tersebut diserahkan Anggota Komisioner Baznas RI Nadratuzzaman Hosen dan Achmad Sudrajat saat rapat Koordinasi Nasional UPZ yang digelar di Jakarta, 1-3 November 2021.
Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih UPZ Baznas PT Semen Padang. "Kami bangga atas prestasi ini. Semoga menjadi inspirasi bagi UPZ lain dan bagi perusahaan yang belum memiliki UPZ," kata Oktoweri.
Ketua UPZ Baznas Semen Padang Ampri Satyawan juga mengaku senang dan bangga, karena raihan penghargaan dari Baznas RI menandakan bahwa penyaluran dan pelaporan UPZ Baznas Semen Padang sudah sesuai dengan ekspektasi Baznas RI.
"Alhamdulillah ini prestasi bagi kita semua. Semua telah berkontribusi, baik karyawan, pengurus, pembina serta stakeholders lainnya. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat bagi kita untuk mengelola UPZ Baznas Semen Padang dengan lebih baik lagi," kata Ampri.
Wakil Ketua UPZ Baznas Semen Padang Rinold Thamrin yang menerima penghargaan itu menambahkan, keberhasilan meraih penghargaan itu karena UPZ Baznas Semen Padang dalam menyalurkan zakat kepada penerima manfaat selalu memperhatikan ketentuan penyaluran dari Baznas RI, seperti tepat sasaran, terarah dan terukur serta aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI.
Kemudian dalam pelaporannya ke Baznas RI, UPZ Baznas Semen Padang juga tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan BaznasRI, seperti format pelaporannya, dan adanya dokumen-dokumen penerima zakat yang disertai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima zakat, serta foto penerima zakat dan lain sebagainya.
"Jadi, beberapa poin-poin penyaluran dan pelaporan yang selalu menjadi perhatian UPZ Baznas Semen Padang inilah yang menjadi indikator bagi Baznas RI, sehingga UPZ Baznas Semen Padang meraih dua penghargaan terbaik dari Baznas RI," ujarnya ketika didampingi Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif.
Prestasi yang ditorehkan UPZ Baznas Semen Padang bukan kali ini saja. Sejak resmi beroperasi pada April 2017, UPZ Baznas Semen Padang juga telah meraih penghargaan Baznas Award dengan predikat UPZ Terbaik berturut-turut, yaitu pada tahun 2017, 2018 dan tahun 2019.
UPZ Baznas Semen Padang berdiri 21 Desember 2016 melalui SK Ketua Baznas No. 57 tahun 2016 dan mulai beroperasi pada April 2017. Sejak mulai beroperasi hingga sekarang, sudah empat kali UPZ Baznas Semen Padang meraih penghargaan dari Baznas RI.
"Penghargaan ini tentunya menjadi tolok ukur bagi UPZ Baznas Semen Padang untuk menentukan posisinya dalam penyaluran dan pelaporan berada di mana. Penghargaan ini dapat meningkatkan motivasi kami untuk lebih baik lagi ke depannya," ujar Muhammad Arif.(*)
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Rencanakan ke Baitullah Sejak Usia Produktif, Insan Semen Padang Group Dibekali Literasi Keuangan Haji
Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.
Hot Release
Lima Personel TRC Semen Padang Dikerahkan Bantu Penanganan Galodo di Kabupaten Solok
Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.
Hot Release
Usaha Sarapan Pagi Jadi Penopang Keluarga Rika Hijra Setelah Suami Terdampak PHK
Aroma masakan dari dapur usaha sarapan pagi rintisan Rika Hijra (47) di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, menjadi bagian dari perjalanan panjang keluarganya melewati masa-masa sulit. Sejak dirintis bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), pada 2020, usaha sederhana tersebut perlahan tumbuh dan kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.