Padang, Radio Classy FM - Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan pentingnya penggunaan produk lokal dalam setiap pembangunan infrastruktur di Kota Padang. Ia menyebut PT Semen Padang sebagai contoh perusahaan dengan kualitas produk teruji sekaligus berkontribusi besar bagi masyarakat dan dunia olahraga di Sumatera Barat.
Pernyataan itu disampaikan Fadly saat menutup Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Padang Cup I di GOR PT Semen Padang, Minggu (24/8/2025). Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang, Afriadi; Ketua IPSI Kota Padang, Zulhardi Z Latif; serta Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, yang mewakili manajemen perusahaan.
Di hadapan undangan, Fadly menginstruksikan pejabat Pemko Padang untuk menyampaikan pesan agar Dinas Pekerjaan Umum menggunakan produk PT Semen Padang dalam setiap pembangunan fisik di kota tersebut.
“Kalau untuk pembangunan fisik di Kota Padang, gunakan produk PT Semen Padang. Kualitasnya sudah jelas,” tegas Fadly.
Menurutnya, dorongan itu bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata memperkuat ekosistem ekonomi lokal. Pemakaian produk dalam negeri, khususnya dari perusahaan yang berakar di Sumbar, dinilai akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
Selain itu, Fadly menilai PT Semen Padang bukan hanya fokus pada bisnis, tetapi juga aktif mendukung pembangunan sumber daya manusia, terutama di bidang olahraga. Dukungan terhadap penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Padang Cup I disebutnya sebagai bukti nyata kontribusi perusahaan bagi kemajuan olahraga di daerah.
“Kejuaraan ini bisa terlaksana karena dukungan penuh PT Semen Padang. Perusahaan ini membuktikan komitmennya, sejalan dengan motonya: Kami Telah Berbuat Sebelum Orang Lain Memikirkannya,” ujar Fadly.
Ia menambahkan, perusahaan pelopor industri semen di Asia Tenggara itu juga konsisten mendukung berbagai cabang olahraga lain di tingkat daerah maupun nasional.
“Kita mengapresiasi kontribusi PT Semen Padang. Mereka tidak hanya mendukung pencak silat, tapi juga banyak cabang olahraga lain. Ini contoh nyata sinergi perusahaan dengan masyarakat,” katanya.
Melalui momentum tersebut, Fadly menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat untuk membangun Kota Padang yang lebih maju.
“Jika semua pihak berkontribusi sesuai kapasitasnya, pembangunan infrastruktur dan pembinaan generasi muda akan berjalan beriringan. Kota Padang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga sosial dan budaya,” ujarnya.
Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Padang Cup I sendiri berlangsung sukses sebagai ajang pembinaan atlet muda sekaligus wadah silaturahmi antarperguruan silat di Padang. Dukungan PT Semen Padang dalam kegiatan ini menegaskan peran penting perusahaan sebagai bagian dari masyarakat yang senantiasa hadir untuk kemajuan bersama.
Keep reading
More from Hot Release
Hot Release
Rencanakan ke Baitullah Sejak Usia Produktif, Insan Semen Padang Group Dibekali Literasi Keuangan Haji
Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.
Hot Release
Lima Personel TRC Semen Padang Dikerahkan Bantu Penanganan Galodo di Kabupaten Solok
Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.
Hot Release
Usaha Sarapan Pagi Jadi Penopang Keluarga Rika Hijra Setelah Suami Terdampak PHK
Aroma masakan dari dapur usaha sarapan pagi rintisan Rika Hijra (47) di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, menjadi bagian dari perjalanan panjang keluarganya melewati masa-masa sulit. Sejak dirintis bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), pada 2020, usaha sederhana tersebut perlahan tumbuh dan kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.