Siswa di Padang Coret Baju Kelulusan Di Luar Sekolah
PDF Print E-mail
Minggu, 26 Mei 2013 | Padang. Pasca pengumuman hasil kelulusan hasil UN, siswa SMA sederajat di kota Padang kembali menggelar ritual coret baju. Aksi ini dilakukan para siswa, tidak hanya di lokasi sekolah saja, tetapi juga dibeberapa lokasi, seperti di GOR H.Agus Salim dan Bundaran Tugu Simpang Haru. Aksi mereka ini juga mendapat pantuan khusus pihak kepolisian, karena selain menggelar aksi coret baju, juga adanya kabar yang menyatakan akan terjadinya tauran besar-besaran di Kota Padang.

Sementara itu, meski tidak diizinkan guru sekolah, siswa SMA PGRI 1 Padang, tetap melakukan aksi coret-coret baju seragam sekolah, untuk merayakan kelulusan Ujian Nasional mereka. Salah seorang siswa SMA PGRI 1 Padang yang lulus Ujian Nasional, Suci Putri Hilma mengaku, aksi coret baju seragam itu mereka lakukan, tanpa sepengetahuan guru dan kepala sekolah. Oleh sebab itu, mereka menjauh dari lingkungan sekolah, supaya bisa mencoret baju seragam mereka. Meski saat ini mereka berkumpul bersama di luar sekolah, namun mereka tidak akan melakukan aksi konvoi kendaraan, karena khawatir akan mengganggu pengguna jalan raya yang lain.

Sementara itu, salah seorang siswa SMK Negeri 5 Padang Rio mengatakan, selain melakukan aksi coret baju dan mencat rambut, para siswa yang lulus ujian nasional itu juga akan melakukan konvoi kendaraan di Kota Padang.

Berdasarkan data yang diperoleh di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, terdapat 230 siswa SMA sederajat di Sumbar tidak lulus UN, dari 68.045 siswa yang mengikuti UN tahun ini. Dari jumlah peserta ujian nasional yang tidak lulus, terdapat 199 orang siswa dari tingkat SMA dan MA dan 31 orang siswa dari SMK.(RNS)
 
Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download